Arsip Blog

HT (Handy Talky) dan Internet


Tulisan ini tidak akan membahas hubungan antara Handy Talky (HT) dengan Internet, tetap hanya berisi percakapan antara saya dengan teman saya. Nama teman saya itu, Sunaryo, tapi titelnya saya tidak tau persis, kemungkinan besar Master Engineering karena mengajar (atau lebih tepatnya dosen di Universitas Sulawesi Tenggara jurusan Teknik). Ada beberapa kemiripan antara saya dengan Pak Sunaryo, beliau tinggalkan Kimia pada tahun pertama kami kuliah (tidak mau menyelesaikan kuliahnya di Kimia, mungkin tidak suka kalau jadi guru Kimia, lebih tertarik pada bidang teknik), makanya saya masih ingat pada buku catatannya waktu kami kuliah dulu, ditulis Nama : Sunaryo; Jurusan : Teknik Kimia. Padahal jurusan kami waktu kuliah bukan Teknik Kimia, tapi karena beliau terobsesi pada bidang teknik makanya ditulis Teknik Kimia (seharusnya Pendidikan Kimia). Sementara saya tinggalkan Kimia (walaupun tidak sepenuhnya) saat saya sudah mengajar Kimia 10 tahun. Kemudian kami sama-sama lebih tertarik bidang teknologi, beliau di teknik bangunan, saya di bidang teknologi informasi (walaupun belajar sendiri, otodidak).

Pada hari Senin tanggal 13 Agustus 2012, beliau menyapa saya via Facebook Chatting, dan percakapan kami bersambung di hari Selasa 14 Agustus 2012. Berikut adalah cuplikan percakapan antara saya dengan Pak Sunaryo, M.Eng.

Catatan: Yang dituliskan di dalam kurung adalah apa yang saya pikirkan selama percakapan berlangsung Read the rest of this entry

Indonesia Go Open Source (IGOS)


Kota Bau-Bau dan Kabupaten Wajo wakil dari Indonesia Timur.

Peserta Pelatihan OSS Angkatan IISalah satu langkah yang dilakukan oleh Kementrian Riset dan Teknologi (RISTEK) Republik Indonesia khususnya Asisten Deputi Pengembangan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam rangka merealisasikan penggunaan dan pemanfaatan piranti lunak legal berbasis Open Source (OSS) adalah Program Indonesia Go Open Source (IGOS).

Gerakan Indonesia Go Open Source dideklarasikan pada tanggal 30 Juni 2004 dan ditandatangani oleh 5 (lima) Menteri, yaitu Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara, Menteri Negara Riset dan Teknologi, Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Hukum dan HAM, dan Menteri Komunikasi dan Informatika. Pada IGOS-II (27 Mei 2008) berkembang menjadi 18 Kementrian dan Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND).

Varian LINUX

Varian LINUX

Training of  Trainers (TOT) untuk migrasi OSS Gelombang II, telah berlangsung pada hari Senin s.d. Kamis, tanggal 14 – 17 Juni 2010, bertempat di Lab. Test RISTEK Lantai 23 Gedung II BPPT Jalan M.H. Thamrin Jakarta Pusat. Utusan dari Kota Bau-Bau sebanyak 3 orang terdiri dari Wujuddin (SMA Negeri 1 Bau-Bau), Laode Ali Haru dan Ahmad Hudaya (Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Bau-Bau). Untuk melihat Daftar Peserta TOT Angkatan II klik di sini.

Untuk mendukung Surat Edaran Menkominfo RI Nomor :  05/SE/M.KOMINFO/10/2005 tentang Pemakaian dan Pemanfaatan Penggunaan Piranti Lunak Legal di Lingkungan Instansi Pemerintah, maka Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara RI kemudian mengeluarkan Surat Edaran Nomor : SE/01/M.PAN/3/2009 tentang Pemanfaatan Perangkat Lunak Legal dan Open SOurce Software (OSS) (Lihat Surat Edaran Selengkapnya). Point pertama dari Surat Edaran tersebut adalah dimohon perhatian Pimpinan Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah untuk mengecek dan menghapus semua perangkat lunak tidak legal di lingkungannya dan selanjutnya menggunakan Free Open Source Software (FOSS) yang berlisensi bebas dan legal. Hal itu dimaksud untuk menghindari terganggunya pelayanan publik akibat pelanggaran Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta.

Dinyatakan pula dalam surat edaran tersebut, bahwa paling lambat 31 Desember 2011 seluruh Instansi Pemerintah sudah menerapkan penggunaan perangkat lunak legal.