FREE PASCAL on the move……

Blaise Pascal

Blaise Pascal

Kalau denger nama “Pascal” pasti kita bakal mikir tentang Blaise Pascal (1623-1662), matematikawan, filosofi dan pemikir besar yang berasal dari Prancis. Namun, “Pascal” yang ini beda. Pascal yang kali ini dibahas adalah bahasa pemrogram tinggkat tinggi yang dibuat oleh Niklaus Wirth yang merupakan profesor di politeknik Zurich, Swiss. Kenapa make nama pascal dan bukan make nama sendiri??? Kalau ini sich, nanya sendiri saja sama yang buat.. hehehe..^_^.
Anyway, nyinggung dikit tentang bahasa pemrograman. Percaya gk klw se bilang komputer tuh benda bodoh??? Harus percaya. Komputer tuh Cuma benda yang bisa ngejalanin perintah dengan bahasa mesin (bahasa biner). Contohnya:
11000010 00000000 00101000 00101100
11000100 00000000 00101000 00110000
10000110 10001000 11000000 00000000
Bingung??? Pzti. Coz, itu bahasa mesin, jdi manusia gk tlalu ngerti (kecuali dia cyborg, hehehe). Tpi, klw mw terjemahannya, baris pertama itu perintah untuk mengambil angka pertama dari memory, baris kedua perintah mengambil angka kedua dari memori, dan perintah ketiga adalah penambahan kedua bilangan tersebut dan disimpan kembali pada memori. Intinya Cuma buat ngenambahin 2 buah bilangan bulat. Repot, kn?? Olehnya itu diciptain bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman fungsinya untuk menerjemahkan perintah-perintah dengan bahasa yang lebih “manusiawi” ke bahasa mesin.

Penulis

Penulis

Bahasa pemrograman yang berkembang di dunia cukup banyak. Secara umum, bahasa pemrograman terbagi dua, bahasa pemrograman tingkat tinggi dan bahasa pemrograman tingkat rendah. Bahasa pemrograman tingkat rendah contohnya, bahasa assembly. Contoh syntax dibahasa asembly misalnya:
LD R1, x (load the value of x into R1 in the CPU)
LD R2, y load the value of y into R2 in the CPU)
ADD R0, R1, R2 (add contents of R1 and R2 and store it in R0)
Tau gk itu ngapain??? Syntax itu Cuma kode untuk operasi penambahan “x + y”, masih terlalu ribet, kn??? Olehnya itu, pada tahun 1950/1960, dibuat bahasa pemrograman yang jauh lebih “manusiawi”, atau lebih dikenal dengan bahasa tingkat tinggi.
Nah, Pascal, sebagai bahasa pemrograman, adalah salah satu dari bahasa pemrograman tingkat tinggi. Meskipun banyak bahasa pemrograman tingkat tinggi yang jauh lebih baik dari pascal (contohnya microsoft.net, java, c++, c#), namun, untuk pemula, pascal merupakan bahasa pemrograman yang bagus. Sebab “kekakuan” Pascal sangat mendukung pemula untuk berpikir secara prosedural dalam menyelesaikan masalah. Ini sangat penting, sebab yang terpenting pada saat belajar memprogram bukanlah syntax atau code penyelesaiannya, bukan bahasa apa yang digunakan, melainkan cara dan urutan penyelesaian masalahnya. Kalau cara dan urutan penyelesaiannya bisa didefinisikan dengan baik, gk masalah mw make Pascal, C, C++, atau C# sekalipun. Urutan dan cara penyelesaian itu ibarat resep masakan, sementara pascal, C, C++ atau C# itu ibarat bahasa yang digunakan untuk menuliskan resep masakan tersebut, mau make bahasa inggris, perancis, italia, mesir, atau yang lainnya gk masalah kn??? Yg pnting, resepnya ada.^_^.
Balik lagi ke pascal. Pascal diperkenalkan pertama kali oleh Prof. Niklaus Wirth untuk komputer CDC 6000 (Control Data Corporation) yang dipublikasikan tahun 1971 dengan tujuan untuk membantu mengajar program komputer secara sistematik, khususnya memperkenalkan pemrograman terstruktur. Sejak diciptakan, bahasa Pascal mulai dikembangkan. Sekarang (2009), pascal sendiri telah terbagi menjadi 2, yaitu Turbo Pascal (baik yang untuk DOS maupun untuk Windows) dan FreePascal.
Secara umum, Turbo Pascal dan FreePascal tidak terlalu berbeda, karena menggunakan bahasa pemrograman yang sama. Struktur penulisan dan syntaxnya juga sama. Namun, ternyata ada perbedaan fungsi dan kata tercadang pada Turbo Pascal dan FreePascal. FreePascal memiliki kata tercadang yang lebih banyak dan memiliki fungsi yang lebih memudahkan pengguna untuk membuat aplikasi dibanding Turbo Pascal. Perhatikan contoh berikut!
Program upcase_kalimat; {tujuan: meng-Upcase kalimat}
Var
Kalimat : string;
Begin
Readln(kalimat); {perintah input kalimat yang akan di Upcase}
Kalimat:=upcase(kalimat); {perintah meng-Upcase kalimat}
Writeln (kalimat); {perintah mencetak kalimat yang telah di-Upcase}
Readln;
End.
Syntax diatas hanya berlaku pada FreePascal, jika di compile pada TurboPascal (DOS atau Windows) pasti akan ada kesalahan (syntax Error) sebab pada TurboPascal hanya dapat meng-Upcase huruf per huruf. Sementara pada FreePascal dapat meng-Upcase satu kalimat, bahkan paragraf. Sehingga untuk menuliskan program diatas pada TurboPascal akan menjadi seperti dibawah ini.
Program upcase_kalimat;
Uses wincrt; {compile pada Turbo Pascal for Windows}
var
kalimat : string;
i : integer;
Begin
readln(kalimat);
for i : =1 to length(kalimat) do
kalimat[i]:=upcase(kalimat[i]);
write (kalimat);
end.
Programnya jadi lebih panjang, kn??
Selain fungsi yang lebih memudahkan pengguna, FreePascal juga memiliki tampungan memory program yang lebih besar dibanding TurboPascal. Contoh kasus pada penggunaan array. Perhatikan syntax dibawah ini.
var
Daftar : array [1..268435455] of real; {ini adalah angka array maksimal}
Syntax tersebut hanya berlaku pada FreePascal, jika dituliskan pada TurboPascal, maka program tidak akan bisa dijalankan karena error (structure too large). Pada TurboPascal, hanya dapat ditulis seperti berikut.
var
data : array[1..10922]of real; {maksimal}
Jadi, kalau dibandingkan antara FreePascal dan TurboPascal, FreePascal dapat menampung sampai 268435455 larik (array), sementara Turbopascal hanya dapat menampung 10922 larik/array.
Dari data dan perbedaan diatas, dapat kita simpulkan, bahwa FreePascal dan TurboPascal, meskipun menggunakan bahasa pemrograman yang sama, terdapat perbedaan diantara keduanya. FreePascal justru lebih mudah pengoperasiannya dibanding dengan TurboPascal, atau dengan kata lain, FreePascal lebih unggul dibanding TurboPascal.
Kalau dipikir kembali, mungkin inilah alasan pada Olimpiade Sains Komputer Nasional maupun Internasional selalu menggunakan FreePascal dan bukan TurboPascal meskipun keduanya menggunakan bahasa pemrograman yang sama.^_^.

Posted on Oktober 13, 2009, in Pendidikan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: